Cara Membuat Dak Beton Rumah Bertingkat

Dak adalah sebuah istilah yang berarti pembatas antara lantai dasar dengan lantai yang ada di atasnya. Namun dalam kesehariannya, dak ini juga sering kali ditunjukan sebagai konstruksi yang ada di bagian paling atas. Bahan untuk membuat dak ini juga umumnya berbeda-beda, bisa menggunakan beton, kayu dan tanah liat. Jadi jika diartikan, maka dak beton adalah pembatas lantai termasuk juga bagian atap yang terbuat dari bahan beton.

Kelebihan Dak Beton

Di poin pertama ini kita akan membahas mengenai kelebihan dak beton yang bisa menjadi pertimbangan Anda:

  • Jika dibandingkan dengan model atap runcing atau model tertutup, atap dak beton dapat menjadi sebuah tambahan ruang, misalnya saja sebagai ruang cuci. Hal ini karena bentuknya yang datar seperti lantai rumah biasa.
  • Penggunaan dak beton bisa memungkinkan untuk penambahan tinggi bangunan, misalnya saja dari model rumah 2 lantai menjadi rumah 3 lantai dan seterusnya sepanjang konstruksinya kuat dan memungkinkan.
  • Dak beton adalah salah satu jenis dak yang bisa dibilang paling kuat dan tidak mudah rusak. Tahan pada cuaca baik itu panas, hujan, ataupun terpaan angin kencang.
  • Jika ketebalan dak beton bisa dikerjakan dengan baik maka akan mampu meredam panas sinar matahari dengan baik. Namun meski begitu tetap saja banyak yang menambahnya dengan platfon gypsum dari bagian langit-langit demi kenyamanan ekstra serta estetika
  • Dak beton ini biaya perawatannya minim dan mudah sekali dibersihkan. Selain itu dak beton juga tidak harus dihiasi dan proses membersihkannya juga hanya dengan cara biasa, misalnya saja disapu dan disiram untuk menghilangkan debu.

Bagaimana Cara Membuat Dak Beton?

Pada umumnya dak beton dibuat dengan cara yang konvensional yaitu dengan menggunakan cor beton atau sistem pabrikasi. Sebagai pelat pembatas antara lantai rumah, maka pembuatan dak beton yang baik dan benar sangatlah penting dan wajib untuk diperhatikan secara teliti. Dengan membuat dak beton yang baik, maka daya tahan rumah untuk dan kualitas bangunan juga akan semakin terjamin.

Karakteristik sebuah dak beton yang baik harus mempunyai 4 poin utama seperti berikut ini:

  • Solid atau kuat supaya mampu menahan beban dan berat tanpa masalah
  • Cara pengerjaan yang rata dan halus, karena hal tersebut akan berpengaruh pada fungsi dan estetika rumah secara keseluruhan.
  • Efisiensi, artinya dak beton tersebut harus dibangun dalam waktu yang tepat dan tidak terlalu lama agar hasilnyapun tidak mudah retak atau keropos
  • Ekonomis, artinya dak beton juga adalah salah satu pilihan untuk membuat pelat lantai yang murah, jadi lebih irit.

Seorang kontaktor yang baik biasanya akan mulai membuat dak beton dengan cara menghitung dimensi lantai untuk bisa menaksir bahan dan material yang nantinya digunakan, peralatan yang diperlukan, misalnya saja seperti bor, serta jumlah tim kerja yang diperlukan. Selain itu kontraktor juga harus mampu mempertimbangkan waktu yang tepat untuk membuat dak beton agar hasil dak beton nantinya tidak melengkung, tidak rata atau bahkan retak karena tidak pas.

Tips Membuat Dak Beton

Anda ingin membuat dak beton? Simak tips-tipsnya berikut ini:

  • Pastikan menghitung dimensi dan jumlah besi tulangan dulu yang pas. Tujuannya adalah untuk membuat dak beron sesuai dengan ukuran ruangan. Hal ini karena penggunaan besi yang berlebihan tentunya sangat tidak dianjurkan karena bisa jadi malah akan menambah bobot struktur dan boros biaya pembuatan.
  • Untuk bisa menahan gaya tekan dengan baik, maka ketebalan dari dak beton haruslah cukup. Pada umumnya dak lantai beton sendiri dibuat dengan ketebalan 2 cm, sedangkan untuk bagian atapnya dak beton rata-rata menggunakan ketebalan minimal 8 cm.
  • Harus menyesuaikan antara kualitas dari dak beton dengan kebutuhan struktur, terutama untuk benda-benda yang nantinya akan diletakkan dalam ukuran bobot yang tidak lazim. Misalnya saja bila ada penambahan brankas pada titik-titik tertentu di lantai bagian atas, maka harus dipertimbangkan.
  • Anda harus memastikan dan memperhatikan pengadukan bahan agar benar-benar merata. Komposisi bahan adukan haruslah tidak terlalu cair atau terlalu kental serta tidak muncul segregasi atau butiran terpisah yang nantinya mempengaruhi kualitas pengerjaan dak beton nantinya.
  • Pastikan untuk menyiram air supaya terhindar dari pengerasan dak beton sebelum waktunya. Hal ini dapat juga diatasi dengan cara menaruh kain basah diatas permukaan lain supaya dak beton tidak terlalu cepat mengerasnya.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *