Cara Membuat Pagar Beton

Pagar beton merupakan jenis pagar yang bahan utamanya terbuat dari beton. Nah, jika anda ingin membuat pagar beton tentunya anda bisa memilih salah satu dari dua cara yanga da yaitu membuat pagar beton sendiri dan menggunakan jasa pihak lain untuk membuat pagar beton. Jika Anda ingin membuat pagar beton sendiri, bagaimana caranya? Simak ulasan singkatnya di sini..

Cara Membuat Pagar Beton

Ingin membuat pagar beton sendiri tentunya mengharuskan Anda mengetahui cara pembuatannya dengan benar. Di ulasan kali ini kita akan berbagi informasi tentang cara membuat pagar beton dengan baik dan benar. Ikuti langkah-langkah berikut ini ya..

  • Pertama buatlah sebuah media cetakan yang berasal dari pipa pvc. Potonglah pipa tersebut menjadi sekitar 6,5 atau sekitar 16 cm dengan tinggi sekitar 330 cm. Belah pipa tersebut menjadi dua bagian dengan ukuran yang sama
  • Lapisilah setiap belahan dari pipa dengan plastik
  • Jika sudah siapkanlah adukan semen, kerikil dan pasir atau material yang berbentuk beton untuk bahan yang nantinya akan anda cetak.
  • Selanjutnya sambungkan lagi setiap pipa jika pipa pvc yang sudah anda belah tadi dengan begitu pipa tersebut bisa menjadi utuh lagi membentuk pipa silinder
  • Jika sudah, masukkanlah adukan semen, kerikil dan pasir atau beton yang telah anda buat tadi ke dalam cetakan pipa pvc yang telah anda buat. Tunggulah sampai padat
  • Proses selanjutnya biarkanlah sampai beton tersebut benar-benar kering. Bila sudah kering bukalah kawat pengikat dari pipa
  • Anda dapat membuat beberapa media cetakan yang berasa dari pipa pvc dengan ukuran sama supaya beton silinder yang dihasilkan bisa lebih banyak dalam satu waktu.

Urutan Metode Pemasangan Pagar Beton

Jika pagar beton sudah jadi, maka proses selanjutnya adalah melakukan pemasangan. Berikut ini adalah urutan metode pemasangan pagar beton yang harus Anda ketahui:

  1. Mengukur Titik Tiang Kolom

Langkah yang pertama dalam metode pemasangan panel beton adalah membuat bowplank untuk mengukur peletakan kolom. Jadi jaraknya harus disesuaikan dengan panjang panel yang diinginkan.

  1. Galian Tiang Kolom Pagar Beton

Jika titik kolom telah berhasil ditemukan sesuai dengan keliling dari bangunan yang ingin anda buat, maka pada titik tersebut kemudian dibuatlah galian dengan diameter sesuai dengan yang dipersyaratkan pabrik. Secara struktural untuk pagar beton biasanya cukup menggunakan diameter 30 cm dengan kedalaman sekitar 50 cm. Galian ini dibuat pada setiap bowplank yang sudah dibuat.

  1. Pemasangan Pondasi

Proses selanjutnya adalah membuat pondasi di lubang pondasi. Langkah pertama tancapkan dulu logam pengaku dari bahan metal yang sudah tergalvanis sebagai perkuatannya. Peletakannyapun harus tepat ditengah supaya tepat tertancap pada lubang kolom panel precast. Supaya peletakannya bisa lurus akan lebih baik jika anda menggunakan waterpass. Jika logam sudah lurus, maka adukan agregat dimasukan sampai dengan ketinggian yang anda inginkan. Tunggulah pondasi sampai mengeras

  1. Memasang Tiang Kolom Beton

Panel yang telah terdistribusi siap untuk diangkat baik itu secara manual maupun dengan menggunakan crane. Jika sudah, panel kolom diletakkan tepat pada tiang logam yang sudah dibuat sebagai perkuat kolom. Biasanya di logam akan diberi penyiku supaya kolom bisa terletak tepat ditengah saat dimasukan. Selanjutnya adalah mengisi agregat beton di lubang kolom dan dilakukan setelah selesai pemasangan panel.

  1. Pemasangan Daun Panel Beton

Pekerjaan yang harus dilakukan selanjutnya adalah memasang panel pagar beton. Sama seperti dengan panel kolom, pemasangannya bisa dilakukan dengan cara manual atau menggunakan crane. Letakkan panel di sisi dalam kolom yang berbentuk L. supaya lebih mudah pemasangan maka urutannya adalah kolom di kedua sisi kemudian panel ditengahnya. Hal ini bertujuan untuk memudahkan anda saat pemasangan.

  1. Jika Ada, Pemasangan Caping

Selanjutnya pasang penutup diatas kolom. Ketika bagian tengah dari kolom diberi adukan agregat, maka agregat diisi sampai dengan melebihi kolom sebagai bantalan dan penyambung penutup dengan kolom. Fungsi dari caping ini sendiri adalah sebagai penyambung kolom dengan panel.

  1. Grouting

Jika semua bagian dari panel telah terpasang, maka saatnya untuk melapisi bagian yang terlihat kurang sempurna atau grouting. Proses ini biasanya dilakukan dengan cara menggunakan bahan campuran air,semen dan pasir maupun abu batu.

  1. Pelapisan

Jika proses pelapisan untuk memperbaiki bagian-bagian yang kurang sempurna sudah selesai dan semen sudah kering, maka proses selanjutnya adalah pengecatan panel sesuai dengan desain yang anda inginkan. Umumnya bila ada desain yang berwarna-warni bisa langsung saja dibuat secara pracetak. Proses terakhir merupakan pelapisan supaya pagar beton yang sudah terpasang aman dari cuaca.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *