Cara Membuat Plesteran Lantai Beton Ekspose

Sama halnya dengan dunia fashion, kita mengenal banyak sekali gaya atau style yang bisa diaplikasikan dalam konstrksi bangunan. Salah satu yang masih booming hingga saat ini adalah pengaplikasian lantai semen atau beton ekspose. Jenis lantai yang satu ini biasanya dipilih oleh orang yang ingin menggunakan gaya vintage, tradisional, klasik ataupun industrial untuk rumahnya.

Cara Membuat Plesteran Lantai Beton Ekspose

Sebenarnya lantai beton ekspose ini sempat hits beberapa waktu lalu, tapi kemudian tersingkir karena ada material baru yang lebih menarik. Kini, lantai beton ekspose berhasil menjadi primadona kembali bagi banyak orang. Nah, kali ini kita akan membagikan beberapa cara membuat plesteran lantai beton ekspose untuk Anda sebagai berikut:

  • Persiapkan Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Lagkah pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan semua bahan dan alat yang dibutuhkan seperti semen, pasir, air, coating, meteran, kertas semen, ember, cetok, jidar, roskam, benang dan waterpass.

  • Siapkan Area yang Akan Dilapisi Beton

Langkah selanjutnya adalah dengan membersihkan area yang akan diplester. Kemudian Anda bisa membentangkan tali untuk membentuk bidang seluas sekian meter persegi. Pembuatan bidang ini dilakukan untuk mempermudah proses plesteran.

  • Buat Adukan Pembentuk Lantai

Adukan untuk plesteran lantai beton ini terdiri dari semen dan pasir. Anda bisa menggunakan perbandingan 1:2 atau 1:3. Jangan lupa untuk menambahkan air untuk mencampur adukan.

  • Aplikasikan Plesteran Lantai

Selanjutnya, Anda bisa menyiram area tanah yang akan diplester agar adukan lebih mudah merekat. Tuangkan adukan beton ke empat sudut bidang yang sudah dibentuk di poin kedua tadi. Ratakan permukaannya dengan memenuhi anjuran ketebalan plester mencapai 5-10 cm. setelah sudut bidang tertutupi adukan, maka selanjutnya tuang adukan beton ke sepanjang tali bidang. Pastikan permukaan plesteran sudah rata sebelum Anda menuang adukan ke bagian tengah bidang yang masih kosong tadi. Ulangi langkah ini untuk mengaplikasikan adukan beton ke seluruh area yang akan dilantai. Dari poin ini , maka sudah terbentuk lantai beton dengan permukaan bertekstur kasar

  • Lakukan Proses Pengacian

Setelah lantai agak kering, maka Anda bisa memulai proses pengacian. Caranya mudah, oleskan semen yang sudah diencerkan ke permukaan lantai secara merata laluhaluskan dengan kertas sak semen. Ingat, ketebalan acian idealnya antara 2-3 mm saja.

  • Tunggu Lantai Mengering

Setelah proses pengacian selesai, maka lantai beton ekspose Anda sudah selesai dikerjakan. Tinggal menunggu lantai kering sepennuhnya. Biasanya proses pengeringan ini memakan waktu sekitar 1 minggu saja. Rajin-rajinlah untuk mengelap lantai selama proses pengeringan karena kandungan air dalam lantai akan terus menerus dikeluarkan hingga lantai kering sempurna.

Setelah lantai beton ekspose mengering, maka Anda bisa mempercantik lantai beton lho. Pada dasarnya ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan seperti:

  • Memberikan variasi bentuk dan ukuran seperti pola zig zag atau diagonal, selang seling hingga pola tak beraturan.
  • Memberikan variasi pengisi nat (celah) mengguakan kaca bening, material logam tertentu, batu koral, kayu alami hingga batu merah.
  • Membuat warna lantai lebih gelap
  • Memoles lantai agar lebih mengkilap
  • Menghias lantai dengan lukisan

Cara-cara yang disebutkan ini akan membuat lantai terlihat lebih cantik dan menawan. Anda bisa menyesuaikan cara mana yang terbaik dan cocok dengan konsep yang Anda usung untuk rumah Anda.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *