Cara Menghitung Luas Bangunan dengan Benar

cara menghitung luas bangunan

Setiap akan melakukan pembangunan sebuah rumah atau bangunan, pastinya anda harus mengetahui berapa luas bangunan yang akan dibangunan tersebut. Tujuannya supaya anda bisa menyiapkan bahan dan juga desain yang sesuai. Menghitung luas bangunan ini sendiri bisa dibilang tidak terlalu sulit asalkan tahu caranya.

  1. Cara Menghitung Luas Bangunan Menggunakan Rumus Matematika

Cara pertama yang bisa anda gunakan adalah rumus matematika, dimana cara ini bisa anda lihat dari denah rumahnya apakah berbentuk persegi panjang, trapesium dan lain sebagainya. Sebagai contoh, missal jika rumah tersebut berbentuk persegi panjang dengan ukuran lebar depannya seluas 5 meter dan panjang kebelakang 6 meter, maka luas tanahnya dapat kita hitung dengan cara menggunakan rumus L=P x l, Luas Rumah= 5m x 6 m= 30 m2

  1. Cara Menghitung Luas Bangunan Menggunakan Software AUTOCAD

Cara kedua yang bisa anda gunakan untuk menghitung luas bangunan adalah dengan menggunakan software autocad, dimana cara ini bisa dibilang lebih cepat dan lebih akurat. Dengan satu catatan, bentuk rumah atau bangunanya tidak terlalu banyak tekukan pada designnya. Untuk lebih jelasnya, kita dapat melihat cara menghitung luas bangunan dengan cara menggunakan software autocad ini.

Pasalnya cara yang satu ini dapat anda lakukan dengan perintah “poly line” atau biasa disingkat dengan “PL” pada command lalu enter dan dilanjutkan dengan cara membuat garis mengelilingi bidang yang mau anda hitung dengan luasnya. Jika sudah, kemudian klik garis poly line yang ada dan ketikan perintah “LIST” atau yang biasnya disingkat dengan “LI” kemudian enter, maka sudah pasti nantinya akan muncul sebuah jendela baru yang akan menampilkan keterangan luas, keliling dan koordinat tanah atau bangunan tersebut. Contoh menghitung luas bangunan dengan Autocad:

  • PLINE
  • Specify Start Point
  • Current line-width is 0.0000
  • Specify next point or (Arc/Halfwidth/Undo?Width): *Cancel*
  • Command:
  • Command: LI
  • List 1 found
  • LWPOLYLINE Layer: “0”
  • Space: Model space
  • Handle=224e
  • Close
  • Constant width 0.0000
  • Area 30000000.0000
  • Parimeter 22000.0000
  • At point x= -45829.8649 Y= 6642.9370 Z = 0.0000
  • At point X= – 40829.8649 Y= 6642.9370 Z = 0.0000
  • At point X= – 40829.8649 Y= 6642.9370 Z = 0.0000
  • At point X= – 40829.8649 Y= 6642.9370 Z = 0.0000

Dari contoh diatas, kita bisa melihat keterangan areanya 3000000, dimana area tersebut merupakan luas tanahnya. Selain itu dari hasil tersebut, kita diharuskan untuk mengurangi 6 digit nol yang ada dibelakangnya, sehingga akan ketemu 0, dimana hal tersebut berarti luas tanah atau bangunan tersebut adalah 30M2.

Nah dengan kedua cara tersebut anda bisa memilih cara mana yang menurut anda lebih mudah dan lebih cepat. Selanjutnya kita akan membahas mengenai informasi dalam menghitung panjang bow plank.

Ketentuan Struktur dan Ukuran Bangunan

Hal yang perlu kita tahu jika sebuah rumah atau bangunan pasti memiliki batas-batas fisik yang mudah dikenali sebagai batas luas. Namun perlu juga anda pahami jika seluruh bagian ruangan yang mempunyai perkerasan lantai itu tidak sama cara perhitungan luasnya. Contohnya sebuah bangunan kamar tidur yang memiliki ukuran 3 x 4 m2 , maka tidak dapat anda hitung sama persis dengan luas dari teras, meskipun keduanya mempunyai ukuran yang sama.

Selain itu, jika anda mempunyai ruangan yang sejenis dengan teras rumah tadi seperti balkon, selaras atau mungkin mesanin, maka perhitungannya juga berbeda. Untuk lebih jelasnya maka kita bisa ambil contoh di beberapa kota besar seperti Surabaya, Bandung, Jakarta dan kota lain, di mana kota ini mempunyai ketentuan tersendiri mengenai cara menghitung luas bangunan. Selain itu terdapat beberapa hal yang juga wajib anda ketahui sebagai seorang pemilik bangunan, seperti berikut ini:

  1. Dalam menghitung jumlah luas lantai sebuah ruangan, maka perhitungannya biasanya akan dilakukan sampai batas dinding keluar. Dimana bila terdapat ruangan lebih yang berhimpitan dan dibatasi oleh dinding, maka perhitungannya adalah dari tengah-tengah dinding satu sampai dengan dinding berikutnya
  2. Sebuah ruangan yang tertutup atap dengan keadaan dindingnya lebih tinggi dari 1,20 m2 dari lantai bagian atasnya maka harus dihitung penuh (100%). Contohnya saja sebuah ruangan yang berukuran sebesar 3 x4 m2 , maka luasnya adalah 12 m .Akan tetapi jika dinding pembatas dari ruangan tadi mempunyai tinggi kurang dari 1,20 m2, maka luas dari ruangan itu hanya diperhitungkan sepenuhnya saja. Semua itu biasanya diperkenankan dari KBD yang telah ditentukan oleh daerah tersebut
  3. Oversteak seperti balkon dengan sebuah dinding pagar yang tidak terlalu tinggi, lebih dari 1,20 m2, maka tidak akan diperhitungkan luasnya.
  4. Untuk sebuah teras beratap dengan sebagian dindingnya mempunyai ketinggian lebih dari 1,20 m2 maka perhitungannya adalah 60% ruangan bawah tanah dengan luas tanahnya dihitung 100%

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *