Cara Menghitung Pemasangan Tangga

Cara Menghitung Pemasangan Tangga

Hunian dua lantai menjadi salah satu jenis hunian yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Khususnya untuk wilayah perkotaan atau padat penduduk. Hal ini karena memperluas rumah ke secara horizontal akan memakan lebih banyak biaya mengingat harga tanah memang semakin mahal. Untuk memenuhi keinginan dalam memiliki rumah yang “luas” maka banyak orang memilih memperluas rumahnya secara vertikal atau dengan manambah jumlah lantai. Dengan begini mereka tidak perlu membeli tanah lagi.

Bagaimana Cara Menghitung Pemasangan Tangga?

Cara Menghitung Pemasangan Tangga

Untuk memiliki hunian dua lantai atau lebih, jelas tangga menjadi satu elemen yang penting. Tangga akan menghubungkan lantai satu ke lantai lainnya. Sama halnya dengan konstruksi bangunan lain, pemasangan anak tangga tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan mulai dari lokasi tangga hingga perhitungannya. Jadi, sebelum memasang tangga, Anda harus menghitung dulu berapa ukuran tangga yang ideal dan bahkan termasuk dengan jumlah anak tangga yang diperlukan.

Perhitungan pemasangan tangga ini bisa dilakukan dengan beberapa cara. Salah satu yang populer adalah perhitungan Francois Blondel.

Menurut Francois Blondel, cara menghitung pemasangan tangga yang nyaman adalah dengan menjumlahkan 2 tinggi anak tangga dan 1 lebar pijakan. Total dari perhitungan ini sebaiknya berada di kisaran angka 63 sampai dengan 65 cm.

Contoh Cara Perhitungan

Untuk lebih jelasnya berikut ini akan diberikan skema perhitungan berdasarkan rumus Francois Blondel:

  • Misalkan Anda ingin membuat tangga dengan tinggi 18 cm dan lebar 26 cm. Perhitungannya (18×2)+26 = 36 + 26 = 62 cm. Mengacu pada rumus Francois Blondel, maka ukuran tinggi dan lebar tangga ini tidaklah ideal karena kurang dari 63 cm sehingga terlalu landai.
  • Misalkan Anda ingin membuat tangga dengan tinggi 15 cm dan lebar 37 cm. Perhitungannya (15×2)+37 = 30 + 37 = 67 cm. Mengacu pada rumus Francois Blondel, maka ukuran tinggi dan lebar tangga ini tidaklah ideal karena lebih dari 65 cm sehingga terlalu curam.
  • Misalkan Anda ingin membuat tangga dengan tinggi 14 cm dan lebar 30 cm. Perhitungannya (14×2)+30 = 28 + 30 = 58 cm. Mengacu pada rumus Francois Blondel, maka ukuran tinggi dan lebar tangga ini tidaklah ideal karena kurang dari 63 cm sehingga terlalu landai.
  • Misalkan Anda ingin membuat tangga dengan tinggi 18 cm dan lebar 28 cm. Perhitungannya (18×2)+28 = 36 + 28 = 64 cm. Mengacu pada rumus Francois Blondel, maka ukuran tinggi dan lebar tangga ini ideal karena berada di antara ukuran 63 cm dan 65 cm.

Setelah menemukan angka yang ideal untuk tinggi dan lebar anak tangga, maka selanjutnya kita akan menghitung jumlah anak tangga. Perhitungan jumlah anak tangga bisa dilakukan dengan membagi ketinggian lantai ke lantai dengan tinggi anak tangga. Jadi misalkan ketinggian lantai mencapai 280 cm (2.8 meter) dan tinggi anak tangga yang dihitung tadi idealnya adalah 18 cm maka perhitungannya:

280 cm : 18 cm = 15.555 cm

Hasil ini bisa Anda bulatkan menjadi 15 anak tangga saja dengan sisa ukuran tinggi diletakkan di anak tangga paling atas ataupun paling bawah. Anda juga bisa membulatkannya ke jumlah 17 anak tangga dengan tinggi anak tangga paling rendah untuk anak tangga paling atas ataupun paling bawah.

Selisih tinggi yang tidak mencapai 1 cm ini jelas tidak akan terlalu terlihat atau mengganggu estetika tangga rumah Anda. Semoga informasi tentang cara menghitung pemasangan tangga di atas bermanfaat untuk Anda semua ya..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *