Cara Suntik Kolom Beton

Salah satu kecelakaan kerja proyek pembuatan rumah yang memiliki resiko fatal adalah kerusakan atau rapuhnya beton yang ada saat pembuatan pondasi rumah. Biasanya beton yang rapuh akan sulit untuk digunakan. Para pekerja proyek mau tidak mau harus melakukan penyuntikan beton agar beton yang akan digunakan dalam proyek menjadi kokoh dan bertahan lama. Dengan melakukan suntik beton ini, beton yang rusak akan kembali seperti semula. Namun saat melakukan suntik beton, anda harus memperhatikan cara-cara yang benar agar tidak terjadi resiko buruk yang terjadi. Suntik beton ini memang terbilang cukup mudah jika dilakukan oleh orang yang ahli dibidangnya. Namun jika salah sedikit dalam penyuntikan maka kerusakan fatal akan mudah terjadi juga. Maka saat melakukan penyuntikan ini anda harus benar-benar memperhatikan cara-cara yang benar. Jangan hanya karena kesalahan kecil pondasi rumah yang telah dibuat mengalami kerusakan yang fatal. Nah, untuk melakukan suntik beton ini, terdapat cara-cara yang dapat diperhatikan. Berikut cara-cara yang wajib untuk terapkan:

  1. Pengikisan permukaan dan hacking

    Sumber : https://dpupkp.bantulkab.go.id

Cara yang pertama ini adalah melakukan hacking. Hacking ini adalah langkah dasar sebelum anda masuk dalam tahap penyuntikan. Jadi, anda perlu melakukan hacking dan mengikis beton-beton yang keropos hingga anda menemukan permukaannya yang padat. Mengapa harus permukaan yang padat? karena permukaan yang padat akan lebih mudah untuk dilakukan proses penyuntikan.

  1. Pembersihan area beton

Setelah pengikisan selesai, anda dapat membersihkan permukaan beton dari berbagai sisa-sisa kotoran yang masih menempel di permukaan. Pembersihan ini bertujuan agar saat pentuntikan tidak ada kotoran yang mengalangi atau menggangu proses penyuntikan. Jika terdapat sedikit kotoran yang menghalangi, bisa dipastikan penyuntikan akan tidak maksimal. Jadi, saat membersihkan kotoran sebaiknya cek dan teliti sampai bersih.

  1. Pemasangan beksiting dan pengecoran

Cara selanjutnya yang harus anda lakukan adalah melakukan pemasangan beksiting dan pengecoran. Namun sebelum melakukan cara ini sebaiknya basahi beton dengan sikabond MV. Setelah itu lakukan pemasangan bekisting. Gunakan sikagrout 215 atau  betondengan yang memiliki kualitas yang bagus dan sama agar pemasangan tidak memerlukan waktu lama dan lebih mudah.

  1. Pemasangan khusus beton kecil (menggunakan agregat 22 mm)

Sikagrout 215 atau betondengan hanya dapat dipasangkan pada beton yang memiliki area yang luas. Jika beton memiliki area permukaan yang sempit dan kecil, anda dapat menggunakan agregat 25 mm dengan kawat ayam. Pasangkan kedua bahan tersebut di sekeliling area beton. Setelah agregat terpasang kemudian tutuplah dengan bekisting. Jangan lupa untuk menyediakan selang grouting. Selang ini nantinya akan berfungsi untuk memudahkan pemasangan beton. Untuk memperkuat bekisting, tamballah celah-celah bekisting dengan menggunakan kapasitas plug yang memiliki pengaturan yang cepat. Selanjutnya lakukanlah curing selama kurang lebih sehari penuh. Jika semua cara sudah dilakukan, anda dapat melakukan penyuntikan dengan menggunakan sikagrout 215. Untuk kapasitas tekanan anda dapat menambahkan tekanan selama sekitar 1-3 bar dan kemudian tahan beberapa menit agar penyuntikkan berhasil dengan maksimal. Pada akhir tahap penyuntikan jangan lupa untuk memotong selang grout dan lepaskan pada hari-hari berikutnya saat semua bahan mengering.

Nah, itulah beberapa cara yang dapat anda terapkan saat proses penyuntikan kolom beton. Cara-cara yang digunakan memang terlihat cukup mudah. Namun anda tetap harus waspada dan berhati-hati jika melakukan penyuntikan kolom beton ini. Penyuntikan kolom beton ini harus dilakukan dengan orang yang professional dalam bidangnya. Jika anda ingin belajar melakukan proses penyuntikan sebaiknya mintalah bantuan orang yang paham betul mengenai penyuntikan beton agar resiko kesalahan dan dampak buruk tidak terjadi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *