Manfaat Waterproofing pada Beton Bangunan

Meski tidak berprofesi sebagai pekerja konstruksi, memiliki pengetahuan sedikit tentang beberapa pekerjaan konstruksi tentunya akan bermanfaat. Dengan begitu, kita bisa mengetahui gambaran jika suatu saat memerlukannya untuk merenovasi bangunan pribadi atau ketika waktu penting lainnya. Nah berikut ini adalah informasi terkait manfaat waterproofing pada bangunan beton.

Pengertian Waterproofing

Waterproofing merupakan prosedur yang biasa dilakukan untuk membuat sebuah objek jadi tahan atau kedap dari air. Sebuah konstruksi bangunan umumnya akan menggunakan lapisan waterproof. Tujuannya adalah untuk melindungi dan menjaga ketahanan stuktur dari bangunan tersebut.

Contoh ruangan yang biasa diberi lapisan waterproof adalah atap, basement dan area basah lainnya. Apabila bangunan tidak dilindungi dengan sempurna, maka bisa saja bangunan anda akan rusak karena air. Pengaplikasian waterproofing ini bisa dilakukan dengan beberapa metode seperti:

  • Dengan menggunakan roll atau kuas
  • Menggunakan spatula atau roskan, bisa juga menggunakan trowel
  • Menggunakan mesin spray yang ada.

Jenis-Jenis Waterproofing

Waterproofing sendiri ada beberapa jenisnya. Masing- masing jenis memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing diantaranya:

  1. Waterproofing Membran

Membran adalah jenis waterproofing yang pertama kali ada dan dikembangkan. Produk ini bisa berfungsi waterproof apabila aplikasi produk tidak ada kesalahan. Perlindungan ini menggunakan membran yang berbahan karet di permukaan strukturnya. Umumnya digunakan untuk struktur atap beton atau dak. Lembaran membran disusun sesuai dengan kebutuhan semua permukaan yang ingin dilindungi. Jenis waterproofing ini umumya terbuat dari bahan monomer kimia, etilena, propilena yang dicampur dengan bahan karet.

  1. Waterproofing Coating

Ini adalah suatu perlindungan rembesan dengan menggunakan bahan polimer berbentuk bahan cat yang berfungsi untuk menutup permukaan struktur yang dilindungi. Waterproofing jenis ini biasaya digunakan untuk perlindungan dinding, bak, tangki dan bisa juga digunakan untuk perlindungan pada permukaan kayu.

  1. Waterproofing Integral

Integral waterproofing adalah jenis waterproofing yang bertujuan untuk menciptakan beton yang kedap air atau menciptakan beton watertight. Tujuannya supaya basement tidak bocor oleh tekanan air tanah atau kolam.

Manfaat Waterproofing Pada Bangunan Beton

Berikut ini adalah beberapa manfaat waterproofing untuk bangunan beton yang perlu Anda ketahui:

  1. Mencegah dinding bangunan jadi lapuk dan berjamur. Hal inilah yang jadi alasan kenapa waterproofing sangat penting untuk kesehatan struktur bangunan.
  2. Mengurangi Resiko dan Biaya untuk renovasi apabila ada kerusakan. Waterproofing ini akan membuat bangunan anda bisa terlindungi lebih lama dan mengurangi adanya kerusakan yang dapat berbahaya dan memakan banyak biaya.
  3. Dapat menambah nilai property anda. Jadi pada saat anda ingin menjual property atau bangunan yang telah diwaterproofing akan menambah nilai jualnya. Tentunya tidak akan ada orang yang ingin membeli bangunan bermasalah dengan kebocoran air.
  4. Tidak membuat lantai beton anda jadi licin. Pengunaan waterproof ini tidak hanya untuk melindungi supaya beton tidak mudah rusak dan terkena air saja. Jadi lapisan waterproof yang telah diaplikasikan dan sudah mengering bisa dipastikan tidak akan membuat permukaan jadi licin. Dengan begitu beton tetap aman dipijak meskipun sering terkena air hujan. Hal ini karena ada kandungan anti jamur dalam sika. Hasilnya efek licin karena jamur pada beton tidak akan muncul.

Hal yang Dilakukan Sebelum Melakukan Waterproofing pada Bangunan Beton

Untuk melakukan waterproofing pada bangunan beton pun tidak bisa secara asal. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebagai berikut:

  1. Pertama pastikanlah permukaannya kering dan bersih. Jadi bersihkanlah lapisan cat yang telah lama atau cover lantai. Pastikan permukaannya bersih dari kotoran dan debu. Jika memang perlu gunakanlah sedikit air dan sabun untuk membersihkan permukaan lalu tunggulah sampai kering.
  2. Pastikanlah beton tersebut sudah berumur lebih dari satu bulan sebelum anda mengaplikasikannya dengan waterproofing
  3. Plester seluruh sambungan atau permukaan yang tidak diwaterproofing.
  4. Pastikan anda memilih dan menggunakan produk waterproofing yang sesuai dan berkualitas

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda semua..

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *