Tips Membuat Kolam Ikan dari Beton

Hobi memelihara ikan, telah terbukti mampu memberikan dampak positif bagi pemiliknya. Manfaat positif tersebut diantaranya adalah menghilangkan stres, melatih tanggung jawab, hingga membawa keberuntungan. Untuk anda yang ingin memelihara ikan besar atau dalam jumlah yang banyak, tentunya akuarium tidak akan cukup, sehingga anda perlu tahu tips dan cara membuat kolam ikan dari beton seperti yang akan kita bahas berikut ini.

Tips Membuat Kolam Ikan dari Beton

Pada dasarnya ada beberapa material yang bisa digunakan untuk membuat kolam ikan. Salah satunya adalah material beton. Berikut ini ada beberapa tips membuat kolam ikan dari beton yang mungkin bisa membantu Anda:

  1. Menetapkan Lokasi

Tips pertama dalam membuat kolam ikan dari beton adalah memilih lokasi kolam ikan. Pastikan keberadaan dari kolam tersebut tidak menghalangi kegiatan anda dan penghuni rumah lainnya. Jika anda ingin kolam ikan itu juga bisa berfungsi sebagai unsur dekoratif, maka letak kolam ikan harus di titik yang dapat diakses oleh siapa saja.

  1. Menyesuaikan ukuran dan desain

Ukuran kolam ikan pastinya harus disesuaikan dengan lahan yang ada. Sedangkan untuk desainnya sendiri bisa disesuaikan dengan selera anda. Mulai dari bentuk bulat, persegi panjang dan bentuk lainnya.

  1. Perhatikanlah Sistem Pengairannya

Hal ini sangatlah penting. Alasannya karena aliran air yang benar dan baik akan membuat ikan dapat hidu dengan nyaman di dalam kolam. Anda bisa membuat saluran air masuk dari pipa yang terhubung dengan pengisi air. Misalnya saja dengan menggunakan pompa air listrik untuk mengisi air kolam.

Untuk menyedot air anda bisa mengunakan pompa. Selanjutnya masukanlah air ke dalam bak yang di dalamnya sudah diberi bahan filter. Bahan filter ini bisa anda beli di toko ikan. Hal penting lainnya pada sistem pengairan adalah saluran pembuangan. Tujuannya adalah untuk menjaga kebersihan dan kesehatan ikan itu sendiri. Pada umumnya saluran pembuangan dibuat di dasar kolam. Dengan begitu, air bisa keluar seluruhnya.

Selain itu perhatikan juga supaya kolam tidak mempunyai daerah mati. Daerah mati adalah bagian yang sulit mendapatkan aliran air. Misalnya saja di bagian pojok kolam bersudut 90 derajat. Apabila memang tidak bisa dihindari, anda bisa mengakalinya dengan cara membuat tepian miring atau nantinya letakkanlah pancuran air di area ini.

  1. Memilih Material

Hal yang tentunya tidak kalah penting dalam membuat kolam ikan adalah memilih material. Jika anda ingin mencoba membuat kolam minimalis dan natural, anda dapat memilih menggunakan beton. Pilihlah jenis beton yang sesuai dan cocok dengan desain dan bentuk kolam ikan anda.

Cara Membuat Kolam Ikan dari Bahan Beton

Lalu, bagaimana cara membuat kolam ikan dari beton yang benar? Ikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Persiapkan Peralatan dan Bahan

Dalam pembuatan kolam ikan anda harus menyiapkan beberapa peralatan seperti cangkul, ember, kuas, paku, tali dan lain sebagainya. Sementara untuk bahan yang diperlukan anda bisa menyiapkan batu bata, semen pasir, hingga cat waterproof.

  • Buat Galian tanah di Lokasi yang ditentukan

Saat anda sudah menentukan titik yang tepat, tandailah dengan menggunakan paku dan tali. Selanjutnya anda dapat mulai menggali tanah dengan cangkul dan membentuk kolam sesuai dengan desain yang telah dipilih sebelumnya. Pastikan untuk membentuk, merapikan dan meratakan area yang telah digali dengan menggunakan sekop.

  • Pembuatan Lantai

Jika anda sudah selesai melakukan penggalian, anda dapat mulai dengan memasang betonnya. Cara membuat kolam ikan dari beton sendiri adalah cara ampuh untuk menghindari kebocoran. Namun tentu saja hal ini akan mengeluarkan biaya yang cukup besar. Apabila akhirnya anda menggunakan beton, sebaiknya campur saja dengan batu bata. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kolam ikan yang tahan dari kebocoran. Dalam cara membuat kolam ikan dari bahan beton, sebaiknya pada bagian dasarnya sampai dengan sepertiga ke atasnya dicor dengan ketebalan kurang lebih 10 cm. Pengecoran ini sendiri sangat dianjurkan agar kolam kuat dan tidak mudah retak.

  • Memasang Dinding

Apabila beton sudah benar-benar kering, maka dinding bata bisa dipasang. Pastikan anda memperhatikan juga pemasangan bata yang tepat agar terhindari dari terjadinya kebocoran. Contohnya bata haruslah datar dan tehak lurus serta dalam keadaan lembab ketika dipasang. Pada bagian dinding ini anda juga dapat menggunakan keramik dengan berbagai warna atau motif supaya lebih menarik.

  • Lakukan Perawatan

Langkah yang satu ini tentunya tidak boleh dilupakan. Alasannya, sebagus apapun kolam ikan yang anda buat tentunya menjadi percuma bila tidak dirawat dengan baik dan benar.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda..

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *