Kelebihan Dan Kekurangan Beton Sebagai Perkerasan Jalan

Mudik menjadi salah satu tradisi masyarakat Indonesia saat menjelang lebaran seperti saat ini. jumlah pemudik bahkan naik setiap tahunnya sehingga infrastruktur jalan raya terus menerus digerakkan oleh pemerintah. Ketika mudik untuk memperkecil resiko kecelakaan maka banyak digalakkan perbaikan jalan beberapa hari sebelum arus mudik tiba. Dalam melakukan perbaikan jalan khususnya pengkerasan umumnya menggunakan bahan beton. Nah, berikut keunggulan dan kelemahan beton sebagai perkerasan jalan yang bisa menambah wawasan anda .

Kelebihan Beton Sebagai Perkerasan Jalan

Perkerasan jalan menggunakan beton lumayan jarang dilakukan kecuali untuk jalan tol maupun jalan tertentu saja. Pasalnya untuk melakukan perkerasan jalan beton ini memerlukan biaya yang tak bisa dibilang murah. Secara umum perkerasa jalan beton terdiri atas beton semen yang lapisan bawah pondasi bawahnya tanah. Terdapat beberapa keunggulan dari perkerasan jalan beton ini diantaranya ialah sebagai berikut :

Sumber : https://assets.babe.news

  • Daya Tahan Tinggi

tak bisa dipungkiri bahwa perkerasan jalan beton lebih unggul dalam hal daya tahan dibandingkan dengan perkerasan jalan aspal. Daya tahan yang tinggi ini membuat kendaraan berat bukan jadi kendala untuk melewati jalan ini. hal ini membuat jalan beton lebih awet digunakan meskipun sering dilewati kendaraan berat.

  • Elastisitasnya Tinggi

Biarpun perkerasan beton ini kaku namun memiliki modulus elastisitas yang tinggi. Tak heran jika jalan beton juga lebih tahan dengan genangan air maupun banjir. Jalan beton juga bisa digunakan pada struktur tanah yang CBRnya rendah tanpa harus melakukan perbaikan struktur tanah terlebih dahulu.

  • Murah Dalam Pemeliharaan

Walaupun biaya pembangunannya lumayan mahal namun dalam pemeliharaan jalan beton sendiri lebih murah. Biaya untuk membangun jalan beton sepanjang 1 km dengan lebar 4 meter umumnya membutuhkan dana hingga 2.5 miliar namun biaya pemeliharaanya lebih murah ketimbang jalan aspal. Biarpun begitu biaya mahal ini sebanding dengan ketahanannya sehingga jarang ada jalan yang rusak.

  • Material Mudah Ditemukan

Keunggulan jalan beton ini ialah materialnya sangat mudah ditemukan.  Umumnya perkerasan beton dibuat dengan tebal 20 cm agar tahan terhadap aus terhadap roda lalu lintas. Pengekrasan jalan beton juga tahan akan berbagai cuaca.

Kekurangan Beton Sebagai Perkerasan Jalan

Biarpun unggul namun tak bisa dipungkiri bahwa pengkerasan jalan beton juga memiliki beberapa kekurangan. Beberapa kekurangan tersebut bisa anda simak sebagai berikut :

  • Mahal

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa biaya pengkerasan jalan beton ini lumayan mahal. Tentu dibutuhkan modal awal yang lumayan besar. Biarpun beton sangat mudah ditemukan namun harga beton inilah yang mmebuat pengkerasan jalan beton menjadi mahal. Warnanya juga sangat monoton sehingga memberi kesan membosankan pagi pengendara yang melintas pada jalan ini.

  • Kualitas Jalan Tergantung Pada Prosesnya

Memang benar bila daya tahan jalan beton ini cukup tinggi namun kualitasnya tergantung dari proses pengkerasan itu sendiri. Apabila pengeringannya  terlalu cepat maka akan menimbulkan keretakan pada jalan. Kehalusan jalan juga tergantung dari proses pengecorannya.

  • Menaikan Ketinggian Elevasi Jalan

Perbaikan jalan beton memnag sangatlah jarang  namun ketika dilakukan maka perlu membongkar jalan beton lama. Setelah itu perlu dilapisi dahulu sehingga meninggikan elevasi jalan. Hal ini berdampak jalan beton akan lebih tinggi ketimbang jalan yang ada disekitarnya. Jika anda berkendaraan dalam jarak tempuh yang jauh maka di siang hari jalan beton ini akan nampak sangat menyilaukan mata.  Kini anda tahukan kekurangan dan kelebihan pengkerasan jalan dengan beton ini! menurut anda sebaiknya tetap menggunakan pengkerasan jalan beton atau tidak ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *