Penjelasan Beton Prategang

Beton menjadi bahan konstruksi yang sering dipakai dalam membangun bangunan. Keunggulan beton sendiri tahan terhadap suhu yang tinggi dan harganya yang terjangkau. Beton juga bisa dengan mudah ditemukan diberbagai toko bangunan.  Kini juga ada istilah beton prategang yang merupakan istilah untuk beton yang diberikan tegangan-tegangan internal. Tegangan ini nantinya mampu menghilangkan gaya tarik didalam beton tersebut. Beton memang memiliki gaya tarik mulai dari 8-14 % yang mampu membuat retakan pada beton itu sendiri. Beton prategang mampu mengurangi retakan yang terjadi dan biasa diletakkan pada bagian tulangan beton yang terbuat dari material baja.

Keuntungan Memakai Beton Prategang

Beton prategang ini juga memiliki beberapa keunggulan diantaranya bisa anda simak sebagai berikut ini :

Sumber : http://1.bp.blogspot.com/-

  1. Sistem prategang dalam beton ini mampu membuatnya lebih elastis. Imbasnya beton prategang mampu memikul beban yang lebih besar dan lentur lebih dari beton bertulang.
  2. Mampu mencapai keseimbangan beban yang lebih baik. Material beton prategang juga memiliki kekuatan tekan yang lebih tinggi dibandingkan beton biasa. Akibatnya keretakan yang biasa terjadi pada beton juga bisa dihindari.
  3. Daya tahan putir maupun gesernya juga bertambah karena adanya penegangan dalam beton tersebut. Alhasil beton prategang juga dapat dipakai pada bentang yang lebih panjang.
  4. Beton prategang juga mampu mengatur defleksinya serta dapat digunakan dalam rekayasa konstruksi tertentu seperti pada jembatan segmental.
  5. Beton prategang juga kedap air dan lebih tahan terhadap korosi. Tak heran jika beton prategang banyak digunakan untuk bangunan di dekat perairan.
  6. Beton prategang juga mampu mengurangi volume beton yang dipakai lebih sedikit. Tak heran jumlah baja atau besi yang digunakan untuk produksi beton prategang bisa lebih sedikit.
  7. Beton prategang juga tidak membutuhkan banyak biaya dalam pemeliharaannya karena sifatnya lebih tahan lama dan dapat digunakan dalam membuat balok
  8. Jumlah penggunaan baja dalam konstruksinya lebih sedikit ketimbang jumlah berat besi penulangan.

Biarpun memiliki banyak kelebihan namun beton prategang ini juga memiliki kekurangan. Kekurangan beton prategang ialah membutuhkan kualitas bahan yang tinggi dan perhitungan lebih rumit.

Metode Pelaksanaan Aplikasi beton Prategang

Terdapat dua metode pelaksanaan aplikasi beton prategang yang perlu anda ketahui. Dua metode ini diantaranya ialah metode beton prategang pre –tensioned dan metode beton prategang post – tensioned. Metode beton prategang pre-tensioned ialah metode pra tarik dengan memberikan tegangan saat beton belum dicor dan mengeras. Dalam proses pembuatannya akan memakai kabel tendon yang diikat pada dua buah angkur. Metode beton prategang post tensioned ialah metode pasca tarik yakni memberikan tegangan pada beton ketika beton tersebut sudah mengeras. Dalam metode ini anda akan menggunakan kabel tendon yang diikat pada angkur. Kemudian beton dibiarkan mengeras hingga cukup umur kemudian dongkrak dipasang pada kabel tendon dan angkur untuk mendapatkan tegangan yang dibutuhkan.

Perbedaan Beton Prategang dan Beton Bertulang

Selain beton prategang ada pula istilah beton bertulang. Walau sama-sama menggunakan material beton namun keduanya memiliki perbedaan dalam hal pemasangan tulangan baja. Tulangan baja untuk beton prategang perlu diberi gaya tekan terlebih dahulu sedangkan beton bertulang tidak. Pembuatan beton prategang juga sangat sulit dan membutuhkan perhitungan tinggi sehingga sering dibuat oleh pihak pabrik. Biarpun begitu keduanya mampu dimanfaatkan sebagai tulangan baja yang memiliki gaya tarik tinggi. Sudah pahamkan sekarang tentang apa kelebihan beton prategang beserta perbedaanya dengan beton bertulang?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *